JAKARTA – Narasraya Raksaka Indonesia menggelar kegiatan utama Narasraya Literasi 2026 di Hotel RA Suites, Jalan T.B. Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi di kalangan generasi muda dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Acara tersebut dibuka Ketua Dewan Pembina Narasraya Raksaka Indonesia, Mayjen TNI Choirul Anam, dan dihadiri Ketua Umum Suparjo, jajaran pengurus, para narasumber, perwakilan institusi pendidikan, mitra sponsor, serta peserta dari 28 perguruan tinggi negeri dan swasta di wilayah Jabodetabek.
Selain diskusi dan berbagi pengalaman, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan simbolis bantuan buku bacaan kepada Sekolah Rakyat. Penyerahan tersebut diwakili Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Sosial, Ferry Syahminan.
Bantuan itu menjadi wujud kepedulian Narasraya Raksaka Indonesia bersama Yayasan Restorasi Jiwa Indonesia dalam mendukung akses bacaan dan pengembangan literasi generasi muda.
Ketua Umum Narasraya Raksaka Indonesia, Suparjo, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi pertemuan, tetapi juga upaya untuk menghidupkan kembali semangat membaca, menulis, dan berpikir kritis di tengah derasnya arus informasi digital.
“Literasi adalah kunci untuk memilah informasi dengan bijak, membangun gagasan yang cerdas, dan membentuk karakter bangsa yang berdaya saing. Pengalaman berharga yang dimiliki para senior, ajudan aktif maupun purna, tidak boleh hanya tersimpan dalam ingatan—harus dibagikan kepada generasi muda agar menjadi pelajaran yang berguna bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.
Dalam sesi literasi diri, Founder Restorasi Jiwa Indonesia, Syam Basrijal, menjelaskan pentingnya kemampuan memahami pola pikir, mengenali emosi, mengidentifikasi keyakinan yang membatasi diri, serta membangun kesadaran untuk mengubah kebiasaan dan menentukan arah kehidupan.
“Membaca buku membuka jendela pengetahuan. Membaca diri membuka pintu kesadaran. Dan ketika kesadaran menjadi tindakan, di sanalah transformasi kehidupan dimulai,” kata Syam.
Sementara itu, sesi literasi kewirausahaan menghadirkan CEO InKanteen, Zaki Wijaya. Pengusaha muda tersebut mendorong peserta untuk memiliki tujuan yang jelas, menyusun rencana masa depan, serta berani keluar dari zona nyaman.
“Point saya untuk anak-anak yang masih muda, kalian harus punya tujuan seperti misalnya ingin kemana, tuliskan 5 tahun ke depan 10 tahun ke depan ingin melakukan apa dan believe on your dream. Haters itu jadikan sebagai ambisi kalian supaya kalian bisa buktikan bahwa everything can be happen if you want to work harder. Kalian juga harus berani keluar dari lingkungan pribadi anak muda zaman sekarang yang suka kebanyakan nongkrong dan kuliah pulang kuliah pulang, keluar dari zona itu,” ujar Zaki.
Adapun AKBP Ema Rahmawati, S.IK., memaparkan empat dimensi pemuda berdaya yang meliputi literasi, kompetensi, integritas, dan kepedulian.
Dimensi literasi menekankan kemampuan memilah fakta dan opini, memahami informasi, serta berpikir kritis. Kompetensi mencakup pengembangan keterampilan, kreativitas, kewirausahaan, dan kecakapan digital.
Sementara itu, integritas diwujudkan melalui sikap jujur, bertanggung jawab, serta konsisten antara ucapan dan tindakan. Adapun kepedulian ditunjukkan dengan keberanian menolak perundungan, membantu teman, dan tidak tinggal diam ketika orang lain membutuhkan pertolongan.
Menurut Ema, keberdayaan pemuda tidak semata-mata diukur dari prestasi pribadi, tetapi juga dari manfaat yang dapat diberikan kepada lingkungan sekitarnya.
Secara keseluruhan, Narasraya Literasi 2026 membahas pentingnya literasi dalam pembangunan nasional, peran generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa, serta strategi membangun ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Penyelenggara berharap kegiatan ini menjadi awal dari gerakan literasi berkelanjutan yang melibatkan lebih banyak pihak. Dengan demikian, budaya membaca, berpikir kritis, dan berbagi pengetahuan diharapkan semakin tumbuh di kalangan pemuda sebagai bekal mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan beradab.









