News

Menyatukan Barisan: Riski Tarmizi dan Sinergi Pemuda Muhammadiyah-KOKAM

×

Menyatukan Barisan: Riski Tarmizi dan Sinergi Pemuda Muhammadiyah-KOKAM

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Sosok Muhammad Riski Tarmizi, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Jakarta Utara sekaligus Komandan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Jakarta Utara, kian menegaskan perannya sebagai pemimpin muda yang progresif dan visioner.

Sebagai Ketua PDPM, Muhammad Riski Tarmizi dikenal aktif membangun gerakan kepemudaan berbasis dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan sosial di wilayah Jakarta Utara. Ia mendorong lahirnya berbagai program pembinaan generasi muda yang berorientasi pada peningkatan kapasitas, penguatan akhlak, serta kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.

Pakai Hosting Terbaik dan Harga Terjangkau
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Di sisi lain, posisinya sebagai Komandan KOKAM Jakarta Utara menjadikannya garda terdepan dalam menjaga marwah dan keamanan organisasi, sekaligus menggerakkan kader-kader muda Muhammadiyah untuk siap siaga menghadapi tantangan kebangsaan. Di bawah kepemimpinannya, KOKAM Jakarta Utara terlibat aktif dalam pengamanan kegiatan besar Muhammadiyah, respon kebencanaan, serta aksi sosial kemasyarakatan yang langsung menyentuh kebutuhan warga.

Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 semakin mempertegas kiprah Riski Tarmizi dalam menanamkan nilai kebangsaan di kalangan generasi muda. Ia mengajak kader Pemuda Muhammadiyah dan KOKAM untuk menjadikan semangat proklamasi sebagai energi dalam memperkuat persatuan serta mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata.

“Pemuda harus berdiri di garda depan, menjaga persatuan, dan memberi manfaat bagi bangsa. Itulah cara terbaik kita menghormati para pahlawan,” ujarnya.

Kiprah ganda Muhammad Riski Tarmizi baik di ranah kepemudaan maupun barisan kesiapsiagaan Muhammadiyah menunjukkan komitmen kuatnya dalam membangun generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan peduli terhadap kepentingan bangsa. Kehadirannya menjadi contoh pemimpin muda yang mampu memadukan semangat dakwah, gerakan sosial, dan semangat bela negara demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang berkemajuan.