JAKARTA — Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis. Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan tausyiah di Masjid Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Dalam tausyiahnya, Kapolri menekankan pentingnya mengamalkan prinsip amar ma’ruf nahi munkar, yakni mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Menurutnya, nilai tersebut perlu menjadi pedoman bersama dalam menjaga kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Amar ma’ruf nahi munkar. Kita senantiasa bersama-sama TNI-Polri dan ulama,” kata Suyudi sebagaimana dikutip dari unggahan akun Instagram resminya, @suyudiarioseto.official.
Kapolri juga mengajak para ulama, umara atau unsur pemerintahan, serta masyarakat untuk bergandengan tangan menyebarkan kebaikan. Ia menilai persatuan dan kesamaan semangat seluruh elemen bangsa menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.
“Begitu juga saya mengajak para umara, masyarakat untuk kita bergandengan tangan menebar kebaikan,” imbuhnya.
Suyudi menyampaikan bahwa Indonesia memiliki kekayaan dan potensi besar yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Karena itu, diperlukan sinergi antara aparat keamanan, tokoh agama, dan pemerintah agar potensi tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Bapak presiden selalu memberikan kita semangat, kita adalah bangsa yang kaya. Kekayaan ini betul-betul harus kita aktualisasikan dengan perbuatan dengan tindakan yang sinergi antara Polri, ulama, dan umara,” ungkapnya.
Ia berharap kesamaan visi dan semangat antara TNI-Polri, ulama, pemerintah, serta masyarakat dapat terus terjaga. Dengan kolaborasi tersebut, upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah Indonesia dapat berjalan lebih optimal.
“Dari Sabang sampai Merauke, kalau kita sudah memiliki semangat yang sama, insyaallah keamanan dan ketertiban masyarakat sebagaimana yang kita wujudkan dan kita harapkan itu dapat terwujud,” ucapnya.
Diketahui, tausyiah tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Kapolri ke Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Menteng, Jakarta Pusat. Dalam kunjungan itu, Suyudi diterima langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.
Sebelumnya, Polri dan Muhammadiyah juga sepakat memperkuat kolaborasi dalam edukasi masyarakat untuk mencegah berbagai tindak pidana, mulai dari judi online hingga peredaran narkotika. Kapolri mengapresiasi dukungan Muhammadiyah terhadap pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya melalui kegiatan dakwah dan sosial kemasyarakatan.
Melalui sinergi antara aparat keamanan, ulama, pemerintah, dan masyarakat, Kapolri berharap semangat persatuan serta budaya saling mengajak kepada kebaikan terus tumbuh sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas nasional.







