JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital memberikan dukungan penuh terhadap Sekolah Rakyat sebagai fondasi pemerataan akses dan literasi digital di Indonesia.
Hal ini seperti disampaikan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria. Ia menyebut bahwa program ini sebagai terobosan penting untuk menjangkau kelompok marjinal dan membekali generasi muda dengan keterampilan digital masa depan.
“Sekolah ini selain memberikan ilmu dan karakter, juga membekali keterampilan. Kami tidak ingin ada yang tertinggal dalam transformasi digital ini. Semua harus ikut!,” kata Nezar dalam keterangan persnya yang dikutip Holopis.com, Rabu (30/7/2025).
Kementerian Komdigi menyiapkan koneksi internet berkecepatan tinggi hingga 200 Mbps dan kurikulum keterampilan digital, seperti pengenalan perangkat, coding, etika digital, hingga pemanfaatan platform media sosial untuk Sekolah Rakyat.
Nezar Patria menambahkan pembelajaran juga diperkuat dengan sistem Learning Management System (LMS) yang memungkinkan anak belajar mandiri secara daring.
“Bagaimana menggunakan piranti-piranti digital untuk belajar coding, belajar bahasa komputer, dan kita juga memastikan di dalam proses belajar-mengajar, anak-anak ini bisa masuk memperdalam pengetahuannya melalui satu platform digital yang bisa terus berinteraksi dengan mereka,” tuturnya.
Wamenkomdigi Nezar Patria mengungkap kisah inspiratif Naila, salah satu siswa Sekolah Rakyat yang memiliki semangat belajar tinggi meskipun berasal dari keluarga prasejahtera.
Hal tersebut menunjukkan pentingnya negara memberikan akses terhadap pendidikan berkualitas terhadap generasi muda seperti Naila yang akan menentukan masa depan Indonesia dalam rangka mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Dengan pendekatan inklusif dan kolaboratif, Wamenkomdigi Nezar Patria menekankan Kementerian Komdigi ingin memastikan transformasi digital bukan hanya terjadi di kota-kota besar, tapi juga hadir nyata di seluruh Indonesia.
“Semoga lebih banyak Naila-Naila di Indonesia yang bisa kita beri akses dan kesempatan,” harapnya.







