News

Sambangi PBB, Aksi 287 Minta PBB Bebaskan Palestina

×

Sambangi PBB, Aksi 287 Minta PBB Bebaskan Palestina

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Aksi 287 yang menyita perhatian publik dan sempat terbelah suaranya itu akhirnya digelar namun berbeda kemasan. Aksi 287 versi Presidium Alumni 212 “Aksi Bela HTI” sepakat melakukan demo di Mahkamah Konstitusi (MK) dengan menuntut menolak Perppu ormas sekaligus mengawal uji materi Perppu tersebut ke Mahkamah Konstitusi. Aksi ini dilaksanakan dengan titik kumpul di Masjid Istiqlal sebelum long march ke Mahkamah Konstitusi. Massa yang bergerak melewati monumen Monas mengibarkan bendera tauhid sambil menyerukan “Cabut Perppu Ormas”

Sementara itu, ditempat terpisah kelompok massa tergabung dalam Aliansi Umat Islam Indonesia (AUII) justru melakukan aksi solidaritas untuk Palestina dan menuntut pembebasan Masjid Al-Aqsha yang dijajah Israel, di depan Kantor Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Menteng Jakarta Pusat, Jumat (28/7/2017).

Pakai Hosting Terbaik dan Harga Terjangkau
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Mereka mendesak agar PBB segera menghentikan berbagai bentuk penyerangan dan kebiadaban militer Israel terhadap Palestina dan mendesak PBB agar segera melaksanakan mediasi perdamaian terhadap kedua negara.

“Kami meminta PBB segera memberikan sangsi tegas kepada militer Israel yang bertindak tak ber perikemanusiaan terhadap rakyat Palestina,” tegas Koordinator aksi Ibnu Hasbi saat berorasi.

Dalam aksinya, para demonstran nampak membawa spanduk bertuliskan “Save Al Aqsha, dan Free Palestina”.

Hasbi melanjutkan pihaknya mengecam dan memboikot segala bentuk produk produk yang ada hubungannya dengan Israel serta mengutuk Israel karena telah melakukan kejahatan kemanusiaan terhadap umat muslim Palestina.

“Sekali lagi PBB harus segera turun tangan untuk mendamaikan Israel dan Palestina,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya mendesak agar PBB memberikan sanksi tegas terhadap Israel atas apa yang mereka lakukan terhadap rakyat Palestina. Dia menegaskan bahwa persoalan Palestina tanggung jawab umat Muslim sedunia, termasuk dari Indonesia.

“Kami kaum muslim Indonesia mengharapkan PBB harus cepat menyelesaikanya,” tandasnya.

Melihat perbandingan kedua aksi tersebut, justru aksi 287 versi Presidium 212 dianggap tidak menyampaikan persoalan Islam yang harusnya menjadi tanggung jawab umat Islam sedunia namun aksi 287 peduli Al Aqsha justru pejuang Islam sebenarnya yang mau turun gunung membela Palestina yang sedang terdzolimi, bukan menolak Perppu yang lebih bernuansa politis.